"If They Can't Learn The Way We Teach, We Teach The Way They Learn" ― O. Ivar Lovaas

Rabu, 21 November 2012

CIRI MAINAN EDUKATIF UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS


Anak berkebutuhan khusus sangat membutuhkan banyak media yang untuk tumbuh dan berkembang secara baik. Salah satunya dengan mainan.  Mainan yang digunakan bukanlah mainan sembarangan, tetapi harus bernilai edukatif dan memiliki fungsi terapi. Disebut mainan edukatif karena  mainan tersebut merangsang daya pikir anak dan fungsi terapisnya adalah meningkatkan fungsi motorik anak.

Menurut  Dra. Mayke S. Tedjasaputra, M.Si., psikolog perkembangan dari Fakultas Psikologi UI, yang juga terapis bermain, kategori mainan edukatif adalah sebagai berikut:

1.     Diperuntukkan bagi anak balita

        Yakni mainan yang memang sengaja dibuat untuk merangsang berbagai kemampuan dasar pada balita.

2.     Multifungsi
        Dari satu mainan bisa didapat berbagai variasi mainan sehingga stimulasi yang didapat anak juga lebih beragam.

      3.       Melatih problem solving
        Dalam memainkannya anak diminta untuk melakukan problem solving. Dalam permainan pasel misalnya, anak diminta untuk menyusun potongan-potongannya menjadi utuh.

      4.     Melatih konsep-konsep dasar
        Lewat permainan ini, anak dilatih untuk mengembangkan kemampuan dasarnya seperti mengenal bentuk, warna, besaran, juga melatih motorik halus.

5.     Melatih ketelitian dan ketekunan
        Dengan mainan edukatif, anak tak hanya sekadar menikmati tetapi juga dituntut untuk teliti dan tekun ketika mengerjakannya.

6.     Merangsang kreativitas
        Permainan ini mengajak anak untuk selalu kreatif lewat berbagai variasi mainan yang dilakukan. Bila sejak kecil anak terbiasa untuk menghasilkan karya, lewat permainan rancang bangun misalnya, kelak dia akan lebih berinovasi untuk menciptakan suatu karya, tidak hanya mengekor saja.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar